There was an error in this gadget

Welcome Guys

Penggemar :D

Skala Prioritas......

Written By pcbolong on Tuesday, November 23, 2010 | 3:28 AM

1. Inventory
2. SKRPS
3. Perl&Crawler

:D Post g jelas... :D
3:28 AM | 4 comments | Read More

Buku-buku-buku

Written By pcbolong on Saturday, October 16, 2010 | 5:08 AM

Sore tadi sekitar jam 5 an, jalan-jalan ke Jogja Book Fair 2010 di Jogja Expo Center. Menurutku sih, pameran-pameran yang ada sekarang cuma melakukan perpindahan tempat jualan alias lapak saja. Kenapa? Ya coba dilihat saja. Yang dijual sama dengan yang ada di toko nya, terus harganya juga sama. Tidak ada yang menarik. Paling cuma ditambah dengan sekumpulan acara2 saja. Tidak ada perkembangan berarti yang dipamerkan disana. Jadi seharusnya namanya bukan Jogja Book Fair, tetapi lebih tepatnya menurut saya Jogja Penjual Book Fair. Hehehe... Daripada membeli buku saya lebih menyukai mencari ebook di internet. Toh, kebanyakan isinya juga sama, karena kebanyakan penulis juga mencari referensi dari internet :D Sebagai share saja, saya biasanya mencari ebook sering nya di scribd.com. Hmm...sekian dulu curhat dan cerita untuk hari ini. :D Happy weekend...
5:08 AM | 0 comments | Read More

Mesin Pencari (Search Engine)

Cara kerja mesin pencari secara sederhana adalah menampilkan alamat-alamat web dengan disertai sedikit materi yang terdapat di dalamnya, seperti uraian singkat, tanggal penulisan, dan beberapa field-field, yang semua itu disebut dengan meta data. Mesin pencari mendapatkan data-data tersebut dari sebuah mesin yang disebut dengan web crawler atau browser web yang berjalan secara otomatis. Web crawler tersebut berjalan menelusuri internet untuk mengunjungi web-web yang sudah ditentukan untuk dibaca dan direkam. Hasil pembacaan dan perekaman tersebut disimpan di dalam sebuah database. Dari database inilah mesin pencari mendapatkan data-data yang akan ditampilkan sesuai dengan query dari pengguna.

Secara teknis, mesin pencari sederhana hanya membutuhkan dua mesin utama, yaitu satu mesin sebagai web crawler, dan satu mesin sebagai database server sekaligus sebagai web server tempat menyimpan tampilan web utama mesin pencari. Tetapi dengan berkembangnya kebutuhan sebuah mesin pencari, dibutuhkan sebuah mesin yang digunakan sebagai data mining. Data mining ini bertugas untuk mengatur parser kalimat, membaca query perkata atau perkalimat, sehingga hasil pencarian menjadi lebih akurat. Sebenarnya saya belum terlalu mengetahui mengenai konsep data mining ini.
Dapat disimpulkan, cara kerja sebuah mesin pencari sederhana secara keseluruhan adalah pertama web crawler berjalan menelusuri internet untuk membaca dan merekam data yang ada pada web-web yang dikunjungi. Kemudian data-data tersebut disimpan kedalam sebuah database. Database ini akan dibaca dan diambil oleh mesin pencari sebagai hasil dari pencarian yang berdasarkan query yang telah diminta.
4:47 AM | 0 comments | Read More

Fungsi waktu pada mysql

Written By pcbolong on Monday, October 4, 2010 | 5:42 PM

Rasa ingin menulis ini begitu dalam dan kuat. Setelah saya mengalami kesulitan dalam mengingat code program. Hal ini saya jumpai ketika akan insert tanggal dan waktu dalam fungsi input data pada web yang akan saya buat. Bingung menggunakan curedate, curetime, atau apa... Setelah semua fungsi date pada mysql tersebut saya coba, ternyata yang bekerja menurut kehendak saya adalah now(). Fungsi now membaca tanggal dan jam. Kalau kedua jenis lainnya (curdate dan curtime) hanya akan menapilkan tanggal atau jam saja.

Sekian, trims...mo lanjut coding lagi. :D
5:42 PM | 0 comments | Read More

Ikan bobok yaahh... ^,*

Written By pcbolong on Thursday, August 12, 2010 | 1:49 AM

Hmm....siang yang panas. Bosen juga bingung mau ngapain. Habis kerja malem, mata terasa berat tapi gak bisa tidur. Pengen melakukan sesuatu yang bisa menambah penghasilan, but...until this day, aku masih bingung mo ngerjain apa -,- Hohohohoho,,,,sejenak, lamunanku melayang...ditemani laptop tua yang masih bertenaga ini, dengan debian leny nya. Jauh,,,terbang ke awan sana, dengan hanya sebelah sayap, karena memang aku belum mempunyai seseorang yang rela memberikan sayapnya padaku agar bisa terbang bersama, menuju indah nya dunia diawan sana. haghaghaghag romantis bgt ya ak,,,,hmmm...

Makin lama makin panas hawanya. Enaknya kalo ada kolam renang, terus nyemplung..byur....ato ada aliran sungai yang jernih. Hemmm....lantas reflek aku tekan aja tombol alt+f2 secara bersamaan. sampe muncul prompt dibawah ini :

terus ketik aja "free the fish" di field yang ada. tanpa tanda petik loohh... :D
Nah,,,lagsung muncul deh..."Ikaaannnn booboookkk yaahhhh....*,*"
1:49 AM | 0 comments | Read More

Mount point

Written By pcbolong on Saturday, July 3, 2010 | 5:32 AM

Usage: mount -V : print version
mount -h : print this help
mount : list mounted filesystems
mount -l : idem, including volume labels
So far the informational part. Next the mounting.
The command is `mount [-t fstype] something somewhere'.
Details found in /etc/fstab may be omitted.
mount -a [-t|-O] ... : mount all stuff from /etc/fstab
mount device : mount device at the known place
mount directory : mount known device here
mount -t type dev dir : ordinary mount command
Note that one does not really mount a device, one mounts
a filesystem (of the given type) found on the device.
One can also mount an already visible directory tree elsewhere:
mount --bind olddir newdir
or move a subtree:
mount --move olddir newdir
One can change the type of mount containing the directory dir:
mount --make-shared dir
mount --make-slave dir
mount --make-private dir
mount --make-unbindable dir
One can change the type of all the mounts in a mount subtree
containing the directory dir:
mount --make-rshared dir
mount --make-rslave dir
mount --make-rprivate dir
mount --make-runbindable dir
A device can be given by name, say /dev/hda1 or /dev/cdrom,
or by label, using -L label or by uuid, using -U uuid .
Other options: [-nfFrsvw] [-o options] [-p passwdfd].
For many more details, say man 8 mount .
5:32 AM | 0 comments | Read More

Menanam Hypertable di Slackware 13

Written By pcbolong on Thursday, July 1, 2010 | 11:58 PM

Setelah server crawler saya yang menggunakan debian tidak bisa booting, karena bad sector pada hardisk, terpaksa saya menggunakan laptop dengan slackware nya untuk dijadikan server cadangan sampai server aslinya sembuh. Server crawler ini adalah penelitian skripsi saya. Jadi sangat penting :D . Sebelumnya, saya sudah mencoba install hypertable sebagai database crawler di slackware, tetapi selalu gagal. Kali ini dengan desakan dan pojokan, akhirnya berhasil. Ternyata hanya kurang membaca saja. ^,^

Berikut langkahnya:
1. Download file source hypertable lengkap dengan Thrift broker nya dalam bentuk archive di sini

2. Extrack file menggunakan perintah

root@darkstar:/media/disk/Master/hypertable# tar –jxvf hypertable-0.9.3.3-linux-i386.tar.bz2


3. Hasil extrack –an nya bernama hypertable-0.9.3.3-linux-i386/ . Copy folder hypertable yang ada di dalamnya ke dalam direktori /opt/ di root dengan perintah

cp –a hypertable-0.9.3.3-linux-i386/opt/hypertable /opt


4. Nah, lalu jalankan file fhsize.sh dengan perintah

/opt/hypertable/0.9.3.3/bin/fhsize.sh


Hasilnya adalah :

Setting up /var/opt/hypertable
Setting up /etc/opt/hypertable

To run Hypertable under user , do something like the following:
sudo chown -R /var/opt/hypertable /etc/opt/hypertable

For log rotation, install cronolog and (re)start Hypertable.


5. Sampai langkah di atas, berarti hypertable telah terinstal. Perlu diketahui, fhsize.sh adalah sebuah file yang berisi script yang akan memodifikasi proses instalasi agar sesuai dengan Filesystem Hierarchy Standart.
6. Setelah instalasi selesai, buatlah link dari /opt/hypertable/current ke versi yang anda miliki. Versi hypertable saya adalah 0.9.3.3. Perintahnya adalah:

cd /opt/hypertable
ln –s 0.9.3.3 current


7. Untuk mencoba apakah hypertable benar-benar sudah terinstall dan bisa berjalan, buktikan.. :D dengan perintah :

/opt/hypertable/current/bin/ht start all-servers local


Hasilnya adalah :

DFS broker: available file descriptors: 1024
Started DFS Broker (local)
Started Hyperspace
Started Hypertable.Master
Started Hypertable.RangeServer
Started ThriftBroker


8. Dan untuk menggunakan, masuk ke hypertable shell :

/opt/hypertable/current/bin/ht shell


Hasilnya :

Welcome to the hypertable command interpreter.
For information about Hypertable, visit http://www.hypertable.org/

Type 'help' for a list of commands, or 'help shell' for a
list of shell meta commands.

hypertable>



TARAAAAAAAAAAAAAA….hypertable aka noSQL variant is ready to use. Happy coding :D
11:58 PM | 1 comments | Read More

crash di kword

Written By pcbolong on Saturday, June 19, 2010 | 1:38 PM



yEEEiiyyyHHhh....
1:38 PM | 0 comments | Read More

Crawler System

Written By pcbolong on Friday, May 28, 2010 | 12:21 AM

System ini saya bangun untuk program skripsi saya. Crawler system atau yang sering disebut dengan spider both adalah sebuah system atau aplikasi yang secara simultan menelusuri jagat maya atau internet dengan mengunjungi situs-situs yang telah ditentukan. Tujuan dari penelusuran itu adalah untuk mengambil informasi yang terdapat di dalam website tersebut. Dalam aplikasi saya, informasi yang diambil yaitu berupa alamat/link http, isi metadata (author name, description, keywords dan tanggal pembuatan). System yang saya buat seperti di bawah ini.

Crawler engine akan berselancar di internet menggunakan port 80 ke website yang telah di index oleh aplikasi indexing. Informasi yang didapat crawler disimpan ke dalam storage yang berupa file query (karena saya menggunakan noSQL). Storage engine sekaligus berfungsi sebagai virtual database engine yang menduplikat file query tadi agar bisa dibaca dan ditampilkan ke web interface untuk user. Web interfaces ada di dalam web server. Keseluruhan komponen system yaitu crawler, indexing, query&database engine, dan web server diatur oleh seorang administrator melalui komputer admin. Lalu hasil akhirnya adalah user mengakses website interfaces.

Tahap pengerjaan sampai pada pembuatan aplikasi crawler dan query file. Crawler menggunakan bahasa pemrograman perl, sedangkan database menggunakan noSQL keluaran dari Hypertable. Untuk urusan akademik atau kampus, belum menyetujui judul atau topik ini. Tetapi saya akan berusaha keras agar disetujui. Perlu diketahui, 2 tahun yang lalu saya sudah mengerjakan skripsi dengan topik yang berbeda, dan pengerjaan sudah mencapai 40%. Tetapi karena saya vakum dari kampus selama 2 tahun, skripsi itu menjadi basi, dan file pendukung (aplikasi, dan laporan) hilang entah kemana perginya. Hehehe...:D

Rencana nya, hari ini saya akan kekampus untuk berkonsultasi dengan dosen. Tetapi karena ternyata hari ini tanggal merah, saya tidak jadi kekampus. Semoga besok senin saya bisa kekampus dan mengejar untuk lulus pada semester ini. Amiiinnn.....Dosen saat ini kondisinya sudah marah-marah sama saya. :( Terakhir menemui dosen 2 hari yang lalu saya di bentak-bentak dan diomeli macem-macem. Saya kira sekian dulu laporan progres hasil begadangLagi untuk hari ini, 28 mei 2010.

Semaangaddddddddddddddddddd!!!!!
12:21 AM | 0 comments | Read More

Install asterisk di debian leny

Written By pcbolong on Tuesday, May 25, 2010 | 5:59 PM

Asterrisk adalah salah satu softswitch yang digunakan dalam protocol ip phone. Ip phone dikenal juga dengan sebutan voip. Langsung saja, dibawah ini adalah langkah menginstall dan konfigurasi asterisk.

Login sebagai root, dan ketikkan

lulus:/home/master# apt-get install asterisk

Proses install otomatis akan berjalan.

Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
The following packages were automatically installed and are no longer required:
postgresql-client-8.3 postgresql-client-common postgresql-common
postgresql-8.3
Use 'apt-get autoremove' to remove them.
The following extra packages will be installed:
asterisk-config asterisk-sounds-main libgsm1 libiksemel3 libogg0 libperl5.10
libpri1.0 libradiusclient-ng2 libsensors3 libsnmp-base libsnmp15 libspeex1
libspeexdsp1 libsqlite0 libsysfs2 libtonezone1 libvorbis0a libvorbisenc2
libvpb0 module-assistant vpb-driver-source
Suggested packages:
ekiga ohphone twinkle kphone asterisk-doc asterisk-dev asterisk-h323
lm-sensors speex vpb-utils
The following NEW packages will be installed:
asterisk asterisk-config asterisk-sounds-main libgsm1 libiksemel3 libogg0
libperl5.10 libpri1.0 libradiusclient-ng2 libsensors3 libsnmp-base libsnmp15
libspeex1 libspeexdsp1 libsqlite0 libsysfs2 libtonezone1 libvorbis0a
libvorbisenc2 libvpb0 module-assistant vpb-driver-source
0 upgraded, 22 newly installed, 0 to remove and 40 not upgraded.
Need to get 10.2MB of archives.
After this operation, 24.1MB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://kebo.vlsm.org lenny/main libgsm1 1.0.12-1 [27.2kB]
Get:2 http://kebo.vlsm.org lenny/main libiksemel3 1.2-4 [35.2kB]
Get:3 http://security.debian.org lenny/updates/main libvorbis0a 1.2.0.dfsg-3.1+lenny1 [102kB]
Get:4 http://kebo.vlsm.org lenny/main libogg0 1.1.3-4 [14.3kB]
Get:5 http://kebo.vlsm.org lenny/main libpri1.0 1.4.3-2 [120kB]
Get:6 http://security.debian.org lenny/updates/main libvorbisenc2 1.2.0.dfsg-3.1+lenny1 [77.3kB]
Get:7 http://security.debian.org lenny/updates/main asterisk-config 1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1 [479kB]
Get:8 http://kebo.vlsm.org lenny/main libradiusclient-ng2 0.5.5-1 [36.4kB]
Get:9 http://kebo.vlsm.org lenny/main libsnmp-base 5.4.1~dfsg-12 [1369kB]
Get:10 http://security.debian.org lenny/updates/main asterisk-sounds-main 1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1 [1898kB]
Get:11 http://kebo.vlsm.org lenny/main libperl5.10 5.10.0-19lenny2 [623kB]
Get:12 http://kebo.vlsm.org lenny/main libsysfs2 2.1.0-5 [28.3kB]
Get:13 http://kebo.vlsm.org lenny/main libsensors3 1:2.10.7-1 [113kB]
Get:14 http://kebo.vlsm.org lenny/main libsnmp15 5.4.1~dfsg-12 [2063kB]
Get:15 http://security.debian.org lenny/updates/main asterisk 1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1 [2407kB]
Get:16 http://kebo.vlsm.org lenny/main libspeex1 1.2~rc1-1 [111kB]
Get:17 http://kebo.vlsm.org lenny/main libspeexdsp1 1.2~rc1-1 [86.8kB]
Get:18 http://kebo.vlsm.org lenny/main libsqlite0 2.8.17-4 [174kB]
Get:19 http://kebo.vlsm.org lenny/main libtonezone1 1:1.4.11~dfsg-3 [72.8kB]
Get:20 http://kebo.vlsm.org lenny/main libvpb0 4.2.38.1-1 [188kB]
Get:21 http://kebo.vlsm.org lenny/main module-assistant 0.10.11.0 [103kB]
Get:22 http://kebo.vlsm.org lenny/main vpb-driver-source 4.2.38.1-1 [81.8kB]
Fetched 10.2MB in 7min15s (23.5kB/s)
Selecting previously deselected package libgsm1.
(Reading database ... 33122 files and directories currently installed.)
Unpacking libgsm1 (from .../libgsm1_1.0.12-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libiksemel3.
Unpacking libiksemel3 (from .../libiksemel3_1.2-4_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libogg0.
Unpacking libogg0 (from .../libogg0_1.1.3-4_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libpri1.0.
Unpacking libpri1.0 (from .../libpri1.0_1.4.3-2_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libradiusclient-ng2.
Unpacking libradiusclient-ng2 (from .../libradiusclient-ng2_0.5.5-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libsnmp-base.
Unpacking libsnmp-base (from .../libsnmp-base_5.4.1~dfsg-12_all.deb) ...
Selecting previously deselected package libperl5.10.
Unpacking libperl5.10 (from .../libperl5.10_5.10.0-19lenny2_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libsysfs2.
Unpacking libsysfs2 (from .../libsysfs2_2.1.0-5_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libsensors3.
Unpacking libsensors3 (from .../libsensors3_1%3a2.10.7-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libsnmp15.
Unpacking libsnmp15 (from .../libsnmp15_5.4.1~dfsg-12_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libspeex1.
Unpacking libspeex1 (from .../libspeex1_1.2~rc1-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libspeexdsp1.
Unpacking libspeexdsp1 (from .../libspeexdsp1_1.2~rc1-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libsqlite0.
Unpacking libsqlite0 (from .../libsqlite0_2.8.17-4_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libtonezone1.
Unpacking libtonezone1 (from .../libtonezone1_1%3a1.4.11~dfsg-3_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libvorbis0a.
Unpacking libvorbis0a (from .../libvorbis0a_1.2.0.dfsg-3.1+lenny1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libvorbisenc2.
Unpacking libvorbisenc2 (from .../libvorbisenc2_1.2.0.dfsg-3.1+lenny1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package libvpb0.
Unpacking libvpb0 (from .../libvpb0_4.2.38.1-1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package asterisk-config.
Unpacking asterisk-config (from .../asterisk-config_1%3a1.4.21.2~dfsg-3+lenny1_all.deb) ...
Selecting previously deselected package asterisk-sounds-main.
Unpacking asterisk-sounds-main (from .../asterisk-sounds-main_1%3a1.4.21.2~dfsg-3+lenny1_all.deb) ...
Selecting previously deselected package asterisk.
Unpacking asterisk (from .../asterisk_1%3a1.4.21.2~dfsg-3+lenny1_i386.deb) ...
Selecting previously deselected package module-assistant.
Unpacking module-assistant (from .../module-assistant_0.10.11.0_all.deb) ...
Selecting previously deselected package vpb-driver-source.
Unpacking vpb-driver-source (from .../vpb-driver-source_4.2.38.1-1_all.deb) ...
Processing triggers for man-db ...
Setting up libgsm1 (1.0.12-1) ...
Setting up libiksemel3 (1.2-4) ...
Setting up libogg0 (1.1.3-4) ...
Setting up libpri1.0 (1.4.3-2) ...
Setting up libradiusclient-ng2 (0.5.5-1) ...
Setting up libsnmp-base (5.4.1~dfsg-12) ...
Setting up libperl5.10 (5.10.0-19lenny2) ...
Setting up libsysfs2 (2.1.0-5) ...
Setting up libsensors3 (1:2.10.7-1) ...
.udevdb or .udev presence implies active udev. Aborting MAKEDEV invocation.

Creating config file /etc/sensors.conf with new version
Setting up libsnmp15 (5.4.1~dfsg-12) ...
Setting up libspeex1 (1.2~rc1-1) ...
Setting up libspeexdsp1 (1.2~rc1-1) ...
Setting up libsqlite0 (2.8.17-4) ...
Setting up libtonezone1 (1:1.4.11~dfsg-3) ...
Setting up libvorbis0a (1.2.0.dfsg-3.1+lenny1) ...
Setting up libvorbisenc2 (1.2.0.dfsg-3.1+lenny1) ...
Setting up libvpb0 (4.2.38.1-1) ...

Voicetronix hardware configuration helper 4.2.38.1.
This will scan the PCI bus to determine what cards you have
and create a set of default config files for them.

Scanning PCI bus....
Failed to read hardware config: Cannot find any VoiceTronix boards!

Setting up asterisk-config (1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1) ...
Setting up asterisk-sounds-main (1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1) ...
Setting up asterisk (1:1.4.21.2~dfsg-3+lenny1) ...
Adding system user for Asterisk
Adding user `asterisk' to group `dialout' ...
Adding user asterisk to group dialout
Done.
Adding user `asterisk' to group `audio' ...
Adding user asterisk to group audio
Done.
Starting Asterisk PBX: asterisk.
Setting up module-assistant (0.10.11.0) ...
Setting up vpb-driver-source (4.2.38.1-1) ...


Nah sampai langkah di atas, berarti proses instalasi asterisk sudah selesai. Sekarang kita cek apakah asterisk berjalan dengan baik. Caranya dengan mengetikkan

asterisk –vvc

maka asterisk akan me-load modul dan mengkonfigurasinya. Jika asterisk berhasil meload modul dan mengkonfigurasi makan akan muncul tampilan seperti di bawah ini

Asterisk 1.4.21.2~dfsg-3+lenny1, Copyright (C) 1999 - 2008 Digium, Inc. and others.
Created by Mark Spencer
Asterisk comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY; type 'core show warranty' for details.
This is free software, with components licensed under the GNU General Public
License version 2 and other licenses; you are welcome to redistribute it under
certain conditions. Type 'core show license' for details.
=========================================================================
This package has been modified for the Debian GNU/Linux distribution
Please report all bugs to http://bugs.debian.org/asterisk
=========================================================================
== Parsing '/etc/asterisk/asterisk.conf': Found
== Parsing '/etc/asterisk/extconfig.conf': Found
Connected to Asterisk 1.4.21.2~dfsg-3+lenny1 currently running on lulus (pid = 4518)
Verbosity was 0 and is now 2
lulus*CLI>


Sekarang kita sudah masuk ke dalam command line interfaces milik asterisk. Untuk keluar dari asterisk command line tetapi agar asterisk tetap running, cukup ketikkan exit. Untuk menghentikan proses asterisk cukup ketikkan stop now. Sampai di sini dulu tutorial kali ini.
5:59 PM | 0 comments | Read More

Wordpress Terbaru

Written By pcbolong on Sunday, May 9, 2010 | 3:48 AM

Setelah dengan terpaksa, saya akhirnya harus mengoprek wordpress juga. Karena tempat saya kerja memakai wordpress sebagai cms untuk web content. Huft...pake di modif segala lagi...jadi harus menambahkan codex-codex dan plugin yang asing buatku. Hmm...jadi bisa thread baru nih di blog ini. Yang khusus membahas mengenai wordpress..cekidot...

Nih download wordpress terbaru di sini, yaitu versi 2.9.2
3:48 AM | 0 comments | Read More

Slackware Linux Essential

WARNING!!!Telah ditemukan : Slackware Linux Essential berbahasa Indonesia. Konon katanya web penyedia e-book ini sering down...jadi mumpung tidak down, saya jadiin aja versi pdf nya. Silahkan disedooottt.... :D and the last, happy ngoprek!!!.

File dapat diunduh di sini
3:33 AM | 0 comments | Read More

AhhhAAAYYYY versi 2

Written By pcbolong on Wednesday, April 28, 2010 | 3:24 AM

AhaaaYYY lageyyy..angka cantik di blog ini....

3:24 AM | 0 comments | Read More

AhaYYY!!

Written By pcbolong on Monday, April 26, 2010 | 12:20 PM

Angka cantik di web counter blog ini...cekidot....Semoga menjadi penyemangat agar rajin rajin posting, dan selalu mengeksplorasi apa saja yang ada di dunia ini. Amin...

12:20 PM | 0 comments | Read More

Install Opera 10.1 di Slackware 13

Written By pcbolong on Thursday, April 15, 2010 | 8:16 PM

Pertama harus punya paket nya dulu, yang bisa di unduh di sini.

Terus, kalo sudah selesai downloadnya, masuk ke direktori tempat penyimpanan hasil download. Eh iya, ini semua dilakukan pake terminal dengan akses root lho ya....

Trus ketikkan perintah ini :
root@luluzz:/home/data/Master# tar xvjf opera-10.01.gcc4-qt4.i386.tar.bz2
Perintah di atas adalah untuk meng-extrack paket. Terus masuk ke direktori hasil extrack. Dan jalankan perintah :
root@luluzz:/home/data/Master/opera-10.01-4682.gcc4-qt4.i386# ./install.sh

Sudah, tinggal tunggu dan ikuti langkahnya dengan mencet "y" aja...untuk tiap option yang ditanyakan. Dah selesai..trus bisa langsung dipanggil dengan ketikkan opera di console..




8:16 PM | 0 comments | Read More

Remote desktop menggunakan rdesktop

Written By pcbolong on Monday, April 12, 2010 | 2:31 AM

Kalau di windows ada mstsc atau rdp, di linux ada rdesktop. Keduanya adalah aplikasi bawaan sistem operasi yang digunakan untuk me-remot desktop client. Saya sudah mencoba menggunakan slackware dan debian untuk mencoba rdesktop ini. Dan hasilnya, menggunakan slackware dengan desktop kde, rdesktop berjalan lebih ringan ketika meremot client ketimbang debian yang menggunakan desktop gnome. Padahal dicoba menggunakan infrastruktur network yang sama. Di slackware, desktop client bisa berjalan dengan lancar, tetapi di debian putus2 gambarnya.

Di slackware ataupun debian, cara yang digunakan sama. Yaitu pertama buka terminal, dengan akses root. Lalu ketikkan :

[code] bash-3.1# rdesktop 192.168.0.169 [/code]

dimana 192.168.0.169 merupakan ip addres dari client yang dituju. Screenshot nya adalah :



Dan ini adalah hasil remot-an nya....



Sekian dulu...ngantukk!
2:31 AM | 0 comments | Read More

SlackwArE 13

Written By pcbolong on Friday, April 9, 2010 | 6:09 AM

Seharian abizz plg kerja, burning hasil donlod an slackware 13...6 cd bok!!!Tapi setelah tak install, ternyata yang kepake cuma 3 cd...yang 3 cd lagi belom tau buat apa...Slackware 13 include KDE Desktop. Tampilannya cool abiz...aplikasinya juga banyak bgt...terutama buat programing nya. Jadi g perlu install-install lagi. Nih gw kasih screenshoot nya...



Dah ah..cuma mau pamer dolo...haghaghaghag...mi di oprek lagi ampe jebol...dah...
6:09 AM | 0 comments | Read More

Review LCD harga 1jutaan

Written By pcbolong on Sunday, April 4, 2010 | 10:34 AM

Beberapa factor yang dipertimbangkan ;
1. Lebar layar, wide screen atau konvensional (4:1). Di warnet kita ada dua-duanya.
2. ukuran layer, berapa inci. Tempat kita memakai antara 17-19 inci. Untuk ukuran 17 inci semuanya model konvensional, dan yang 18-19 inci model wide screen.
3. resolusi, minimal 1280x 1024 (SXGA)
4. perbandingan kontras ratio, missal (8000:1). Semakin tinggi nilai angka yg di depan semakin baik kontras hitam putihnya.
5. respon rate (kecepatan respon). Kecepatan respon adalah kecepatan pixel monitor untuk berubah dari hitam ke putih dan kembali ke hitam lagi. Kecepatan respon ini dinyatakan dalam ms (mili second). Semakin tinggi kecepatan responnya semakin baik pula kualitas monitornya.

Perbandingan dari segi merek range harga 1,4 juta sampai 1,8 juta :
1. BenQ: BENQ G922HDAL, BENQ G900WD
2. LG : LG W1942S-BF
3. Samsung : SAMSUNG SyncMaster 943SNX
4. View Sonic : Viewsonic VA-1928wm
5. Acer : Acer X193HQ
6. Philips : PHILIPS 191EW9FB, PHILIPS 192E1SB

Spesifikasi masing-masing kandidat dapat dilihat di sini.

Kesimpulan:

Dari segi spesifikasi, yang recommended yaitu BenQ G900WD, LG W1942S-BF, dan Viewsonic VA-1928wm. Ketiga LCD tersebut sama-sma bertipe LCD Wide Screen, 19”, dan Resolusi 1440x900(WXGA+), respon time 5ms, dan sudah menggunakan teknologi Active Matrix TFT. Teknologi Active Matrix TFT (thin file transistor) , menempatkan transistor ditiap pixel layar yang mampu dinyalakan dan dimatikan secara individual, sehingga menghasilkan tampilan gambar yang lebih tajam, terang, dan respon yang sangat cepat. Tetapi layar TFT mempunyain kelemahan yakni lebih mahal dan lebih mengonsumsi daya batterai. Perbandingan konsumsi daya ketiga LCD tersebut yaitu: BenQ 40watt, LG 20watt, dan ViewSonic 32watt.

Dari opini para pengguna setelah browsing, untul LG umur dari regulatornya (bagian pengatur arus listrik yang masuk ke lcd) gampang rusak. Selain itu LCD LG tidak tahan terhadap tegangan listrik yang tidak stabil (seperti di Vitonet) sehingga mengakibatkan kondensator melembung/mengembang sampai ada yg keluar cairannya. Hal ini sudah terbukti juga di tempat kita (vito) dengan banyaknya lcd yang mati akhir-akhir ini. Samsung sama juga dengan LG, tidak tahan banting.

ViewSonic, BenQ dan Philips, lebih tahan banting dan lebih kuat terhadap tegangan yang tidak stabil. Dari segi spesifikasi, BenQ dan ViewSonic juga sudah mencukupi untuk kelas bawah sampi menengah, khususnya untuk kelas warnet. Warnet-warnet di jogja yang saya tau juga banyak yang menggunakan ViewSonic dan BenQ. Kekurangan dari kedia LCD itu yaitu bentuk dan tampilan fisik yg kurang menarik dibandingkan dengan LG/Samsung.

Antara BenQ dan ViewSonic yang memiliki konsumsi paling rendah adalah ViewSonic. Jadi recommended LCD untuk pengamatan ini adalah Viewsonic VA-1928wm (untuk type lain yang mendekati juga recommended).

Semoga berguna,
10:34 AM | 0 comments | Read More

Project perdana

Written By pcbolong on Monday, February 15, 2010 | 10:13 AM

Project perdana membuat web company profile milik CV Surya Bakti yang dipimpin oleh Andi Syaifuddin. Yang merupakan badan usaha dalam bidang supliers dan general tradding. Waktu pengerjaan diLimit maksimal sebulan. Semoga bisa jadi...Bismillah...amin
10:13 AM | 0 comments | Read More

Errr Creative

Errr Errr Errr Errr Errr Errr Creative
10:12 AM | 0 comments | Read More

mikrotik - liat status user hotspot

cara liat status user hotspot, berupa uplimit, downlimit, masa aktip, udah dipakek berapa jam, tinggal berapa jam, de el el....

- klik new terminal trus ketik perintah di bawah ini:
tool user-manager user print detail from=username

- ya udah trus outputnya ini:
[sos@M-ISP (dns xxx.xxx.xxx.xxx dan xx)] > tool user-manager user print detail from=mxab
Flags: X - disabled, A - active
0 subscriber=sos username="mxab" password="free" rate-limit="40000/40000" uptime-limit=1h last-seen=never
credit-count=0 credit-left=0s credit-duration=0s credit-price=0 credit-till-time=jan/01/1970 00:00:00
credit-time-added=0s


udah....
9:59 AM | 0 comments | Read More

Project lageeeiiii

Written By pcbolong on Sunday, February 14, 2010 | 4:58 PM

Project lageeiiii bikin web company profile cv surya bakti....pake joomla rencananya...biar cepet jadi,,,,:D:D:D:D:D semoga lancar....BISMILLAH...amiinnn
4:58 PM | 0 comments | Read More

Time out LILO Slackware

Written By pcbolong on Thursday, February 11, 2010 | 2:11 PM

Biasanya di slackware kalo mau masuk ke system, muncul LILO prompt. Nah defaultnya time prompt itu adalah 1200 seconds ato 1 lebih 20 detik. duh lama sekali kan?g efektif banget kalo slacki itu nantinya bakal digunakan sebagai server yang setiap saat butuh restat..kudu nunggu semenit lebih baru bisa konek...caranya rubah time itu gini :
- buka file konfigurasi lilo di /etc/lilo.conf
- edit bagian :

# Timeout before the first entry boots.
# This is given in tenths of a second, so 600 for every minute:
timeout = 1200

- ganti 1200 jadi 0
- save... dengan mengetikkan perintah dibawah ini
/sbin/lilo

- trus di test..restat deh...
- udah langsung masuk
2:11 PM | 0 comments | Read More

Review distro

Disto yang pernah ku pakek :
Mandrake (mulai dari awal masuk kuliah jurusan TI)
Fedora (ketika sudah ada praktikum jaringan di kampus)
Ubuntu (Ketika aku dapet kiriman paket cd ubuntu dari pabriknya ubuntu langsung)
Slackware (ketika aku kerja di sebuah perusahaan di Jogja yang me manage beberapa warnet besar di jogja sebagai Tim Teknis)
Free BSD (ketika tempat kerja berexperimen memakai proxy server dengan OS BSD selama setahun doang)
Debian (ketika dns dan web server di tempat kerja ganti dari slacky ke miss deby yg semok)
1:17 PM | 0 comments | Read More

Sudah Lama, Lama Sudah

Written By pcbolong on Tuesday, February 2, 2010 | 11:22 AM

Wah udah lama g megang blog...g posting g buka juga...yah mo gimana lagi, saking sibuknya ama kerjaan. Ma skripsi juga. Mo nulis lagi ah...

Kemaren udah registrasi lagi alias bayar spp, buat nerusin skripsi. Kagetnya aku, ternyata udah 4 semester ak ngerjain skripsi g kelar2. 2 tahun y itu..selama itu ak kemana aja ya?hmmm..setelah kupikir2 sebenernya gampang banget nyelesaiin skripsi. Tergantung niat juga. Selama ini ak anggap remeh skripsi, ak merasa bisa mengerjakannya dengan cepat, jadi sering ketunda2. Di luar itu, ternyata topik yang kuangkat buat skripsi ternyata juga sulit. Belum sepenuhnya ku kuasai,,,tanpa perencanaan dan rancangan dasarnya. Ku tak menyadari kalo ak lemah dalam teori, terutama mengenai analisa sebuah aplikasi. Yah,,,flowchart, alur prosesnya..selama itu ku berkutat hanya untuk itu.

Akhirnya ku ambil keputusan, ku ganti topik skripsiku..jadi agak mudah, ku angkat topik yang sedikit prosesnya, mudah dimengerti konsep sistemnya, dan banyak kegunaannya..kali ini harus selesai!Harus!GANBATE!!

Awalnya "Perancangan dan pembuatan sistem operasi 16bit untuk procesor X86". Sekarang ku ingin ganti jadi "Aplikasi Voice chat berbasis Internet Protocol/Intranet"..Dari assembly/nasm menjadi c++...semoga bisa cepet selesai!!!
POKOKNYA SELESAI!

aaaahahaha postingan yg g penting,,,hmmm,,hufppttt,,,mboh rangurus!
^_^
11:22 AM | 0 comments | Read More